Museum dan seni

Perjamuan Terakhir, Salvador Dali, 1955

Perjamuan Terakhir, Salvador Dali, 1955


We are searching data for your request:

Forums and discussions:
Manuals and reference books:
Data from registers:
Wait the end of the search in all databases.
Upon completion, a link will appear to access the found materials.

Perjamuan Terakhir - Salvador Dali. 167x268

Fantasi sang artis tentang tema-tema Injil mengisi kisah yang akrab dengan konten baru. Hanya secara lahiriah gambar itu menyerupai fresco Leonardo yang agung (gerakannya mirip, para peserta ditempatkan di meja). Suasananya sangat berbeda.

Penulis sengaja memindahkan efek gambar ke ruang modern. Di atas meja ada kubah kaca, di belakangnya lansekap tak bernyawa terbuka: laut, pulau-pulau berbatu, langit multi-warna.

Di antara mereka yang duduk di meja batu, hanya sosok sentral Kristus yang tampak hidup. Para siswa, menundukkan kepala mereka dengan hormat, mendengarkan sang Guru. Apakah mereka mendengarkan? Atau tidur, terbuai oleh suara-suara-Nya? Penonton dipaksa untuk menafsirkan postur para rasul sendiri.

Tubuh yang tembus cahaya dengan tangan terentang melayang di atas meja. Di satu sisi, ia, sebagai Roh Kudus, menyatukan semua peserta dalam perjamuan, di sisi lain, bertindak sebagai semacam bayangan dari penyaliban yang cepat.

Perspektif gambar akurat secara geometris. Separuh roti ditempatkan dengan sempurna. Siswa di meja ditempatkan sesuai dengan hukum simetri sentral yang ideal.

Kelapangan, kemurnian, dan kejernihan sosok Kristus bertentangan dengan kenyataan dan beratnya figur para murid. Penonton mendapat kesan bahwa dalam sekejap semuanya akan meleleh dalam kabut biru: kubah, Kristus, meja batu itu sendiri. Seluruh gambar seperti sketsa tidur yang sensitif dan dangkal, siap untuk diinterupsi kapan saja.

Apa arti artis dalam karyanya? Setiap pemirsa merumuskan jawaban untuk pertanyaan ini dengan caranya sendiri. Seseorang melihat dalam gambar hanya permainan fantasi yang tidak berarti, seseorang menemukan dalam gambar itu sebuah interpretasi baru dari kisah Injil. Seperti biasa dalam karya seniman, posisi penulis tetap terbuka, tidak dapat dijelaskan, kabur.


Tonton videonya: Behind the Scenes: Dali Lives (Mungkin 2022).


Komentar:

  1. Moogudal

    Between us, I would try to solve this problem myself.

  2. Shey

    Topik yang memuaskan

  3. Grotilar

    This brilliant phrase has to be purposely

  4. Uthman

    Granted, very useful information

  5. Dishura

    This brilliant idea just engraved



Menulis pesan